H. Fakhruddin

H. Fakhruddin atau sering dipanggil Muhammad Jazuli, (lahir di Yogyakarta 1890 – Yogyakarta, 28 Februari 1929[1]) adalah seorang pejuang pergerakan kemerdekaan Indonesia dan juga tokoh Muhammadiyah.

Berasal dari DIY (Yogyakarta)
Lahir 1890 di Yogyakarta, Indonesia
Meninggal 28 Februari 1929di Yogyakarta, Indonesia
Meninggal di usia 39 tahun
Di makamkan Kuncen, Wirobraja, Yogyakara

No Sk 162 Tahun 1964
Tgl Sk 26 Juni 1964

Pejuang Pergerakan Kemerdekaan Indonesia. Seorang Tokoh Muhammadiyah yang serba bisa. Perunding dalam Negosiasi untuk Perlindungan Jamaah Haji dari Nusantara (Indonesia, 1921- 1929).

Membina kepanduan ”Hizbul Wathan” dan pernah pula memimpin PKU (Penolong Kesengsaraan Umat).

Fahruddin dikenal pula sebagai pendiri percetakan Muhammadiyah. Untuk keperluan itu, mengumpulkan dana berupa saham seharga 25 gulden selembar. Dengan modal itu berhasil membeli alat-alat percetakan. Sampai sekarang percetakan itu masih ada dengan nama ”Percetakan Muhammadiyah”.

Pada 1918 sampai dengan 1920 memimpin majalah ”Sri Diponegoro”. Surat kabar ini diberinya dasar yang dicantumkannya dibawah nama surat kabar itu, yaitu ”Pembela Bangsa” dengan lambangnya berupa gambar seorang Indonesia berkelahi dengan harimau.

Fahruddin banyak pula menulis buku, antara lain ”Pan Islamisme, Kepentingan Pengajaran Agama Islam”, dan sebagainya. Bukunya yang mendapat perhatian besar ialah ”Kawan dan Lawan”.

Atas usul Fahruddin, Muhammadiyah mendirikan ”Badan Penolong Haji” yang dalam perkembangan pada waktu kemudian berubah menjadi ”Panitia Perbaikan Perjalanan Haji”. ***

Author: Redaksi